Pesona
Wayang Wong Bharata
Wayang
orang disebut juga dengan istilah wayang wong (bahasa Jawa) adalah wayang yang
dimainkan dengan menggunakan orang sebagai tokoh dalam cerita wayang tersebut.
Sesuai
dengan nama sebutannya, wayang tersebut tidak lagi dipergelarkan dengan
memainkan boneka-boneka wayang (wayang kulit yang biasanya terbuat dari bahan
kulit kerbau ataupun yang lain), akan tetapi menampilkan manusia sebagai
pengganti boneka-boneka wayang tersebut.
Mereka
memakai pakaian sama seperti hiasan-hiasan yang dipakai pada wayang kulit.
Supaya bentuk muka atau bangun muka mereka menyerupai wayang kulit (kalau
dilihat dari samping), sering kali pemain wayang orang ini dihias mukanya dengan
tambahan gambar atau lukisan.
Pertunjukan
wayang orang yang masih ada saat ini, salah satunya adalah Wayang Orang Bharata
di Jalan Kalilio, Senen, Jakarta Pusat. Dalam sebuah Wayang Orang, sandiwara
yang diselingi dengan lagu-lagu Jawa, yang diiringi dengan gamelan yang
disajikan.
Tema
cerita dalam sebuah pertunjukan Wayang Orang bermacam-macam. Biasanya diambil
dari cerita legenda atau sejarah Jawa. Banyak pula diambil cerita dari Ramayana
dan Mahabharata.
Gedung
Wayang Orang Bharata berhimpitan dengan toko kelontong dan pedagang kaki lima
di sekitar Terminal Senen. Pada kurun 1963-1999 Wayang Orang Bharata sempat
menggelar pertunjukan setiap malam. Namun sejak gedung pertunjukan direnovasi,
pertunjukan hanya berlangsung setiap Sabtu malam saja.
Biasanya
pertunjukan dimulai pukul 20.00 WIB. Para penonton di sini umumnya mencari obat
rindu akan seni tradisi Jawa sekaligus menjadi ajang reuni dan kumpul-kumpul.
Harga
tiket pun terbilang murah, yaitu sebesar Rp 30.000 sampai dengan Rp 100.000
untuk kelas VVIP. Menariknya, banyak di antara penonton yang sengaja membawa
anak-anaknya dengan tujuan mengenalkan kesenian tradisi sejak usia belia.
Penonton
yang hadir juga bukan hanya dari Jakarta tetapi juga dari Bogor, Bekasi, dan
Tangerang.
Menonton
Wayang Orang ini membuat kita seperti kembali ke masa lalu, di saat belum
banyaknya bioskop dan kita juga bisa memesan makan nasi goreng atau masakan
kaki lima lainnya dari luar gedung.
Selain
itu banyak pesan moral yang bisa diambil dari dalam cerita yang disajikan dalam
pertunjukan Wayang Orang Bharata. Salah satunya tentang kebenaran yang akan
selalu menghancurkan kebatilan.
kontributor : Achmad Rinaldhy
kontributor : Achmad Rinaldhy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar