Minggu, 18 Desember 2016

event



DWP 2016 Acara Rave Party Terbesar di Asia

 

Salah satu talenta lokal yang paling ditunggu malam itu adalah Dipha Barus. Nomor pamungkas ‘No One Can Stop Us’ dimainkan dengan diselingi pesan penuh makna yang disuarakan oleh MC Drwe. “Malam ini kita berdansa untuk perdamaian dan harmoni. Mari kita rayakan keberagaman yang dikaruniakan kepada negara Indonesia. Apapun agama yang kamu percaya, ras atau etnismu, dan asalmu, kita tetap bersatu sebagai satu Indonesia. Satu dunia dengan teman-teman dari seluruh dunia. Bhinneka Tunggal Ika!”, ucap MC Drwe sambil mengibarkan bendera merah putih yang berhasil membuat semua penonton yang hadir bersorak. Di DWP 2016, Dipha juga sekaligus mengenalkan nomor terbarunya yang berjudul ‘All Good’ berkolaborasi dengan Nadin.
Sekitar jam 23.30 WIB, the dynamic duo asal Belanda, W&W langsung menggebrak dengan beberapa mainstream hits seperti ‘Hymn For The Weekend’, ‘Faded’, ‘Runaway’, dan salah satu nomor fenomenal dari The Chainsmokers, yang menjadi salah satu lagu yang paling banyak dimainkan di DWP 2016, yakni ‘Don’t Let Me Down’.

Setelah tampil di DWP 2015 lalu, tampaknya permintaan mendatangkan DJ Snake masih begitu tinggi. DJ Snake langsung membuat crowd lebih liar dengan nomor ‘Propaganda’, ‘Turn Down For What’, ‘Get Low’, ‘Let Me Love You’, ‘Lean On’, dan klimaksnya di ‘Middle’. “I want everybody take out your cell phone, turn the lights on and put your hands up in the air” ucap DJ Snake di akhir performnya, sembari mengibarkan bendera Indonesia.

Kejadian unik sekaligus mengharukan terjadi saat chorus nomor ‘Get Low’, saat DJ Snake memberi instruksi kepada penonton untuk jongkok, momen tersebut dimanfaatkan oleh seorang pria untuk melamar seorang kekasihnya.

Meskipun April lalu, Hardwell sempat datang ke Jakarta dalam rangka United We Are World Tour 2016, tampaknya antusias untuk mega bintang asal Belanda ini selalu tinggi, terlihat dari crowd yang sangat sesak saat Hardwell tampil. Sebagai klimaksnya, pertunjukan megah kembang api di langit Jakarta menjadi tanda berakhirnya penampilan Hardwell.


Kontributor : Farhan fathul malik

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar